Thursday, March 20, 2014


saya ingin mengangkat tema Rekam Medis untuk di jadikan tugas akhir saya, alasan saya mengambil tema ini karena saya sendiri pernah mengalami kendala yang menyangkut rekam medis. Saya menderita magh kronis dan selama 1 tahun saya lemah lemas sesak napas. saya berulang kali pergi ke rumah sakit , klinik sampai tempat-tempat pengobatan alternatif. usaha saya untuk sembuh ada hasil nya ( skarang saya bisa kuliah lagi ). namun pada masa-masa pengobatan ( saya sering ganti-ganti klinik , rumah sakit, di karenakan saya merasa "tidak ada hasil nya di klinik ini") ,saya menemui kendala yang hampir terjadi setiap saya pindah klinik.

saya di tanyakan pertanyaan yang sama, "sudah pernah pakai obat ini?" , "apakah ada alergi obat ini?" , "dengan dokter sebelumnya di beri obat apa saja ?". dan alhasil saya di berikan obat yang hampir sama dengan dokter sebelumnya. saya tidak tahu obat apa saja yang sudah di berikan oleh dokter2 sebelumnya. Saya tidak pernah minta salinan rekam medis, saya ragu apa boleh minta salinan rekam medis?

dari kejadian di atas saya mulai berfikir " bagai mana kalau rekam medis kita tidak hanya bisa di akses di satu tempat saja? tapi 1 rekam medis untuk semua klinik?" dengan pemikiran seperti itu saya mulai "berselancar" di dunia maya dan menemukan beberapa artikel yang terkait dengan hal tersebut.

di situs http://kebijakankesehatanindonesia.net/component/content/article/73-berita/1487-rekam-medis-elektronik-masih-banyak-berstandar-lokal.html , setelah membaca artikel tersebut saya menarik kesimpulan : saat ini rekam medis elektronik di indonesia hanya bersifat lokal ( hanya untuk klinik tersebut saja ) dan artikel itu pula membahas bahwa Kementrian kesehatan RI mencoba untuk membuat interkoneksi antar klinik.

melihat artikel ini saya semakin penasaran dengan rekam medis di indonesia dan mulai mencari beberapa contoh rekam medis elektronik yang ada di dunia maya. saya pun menemukan beberapa rekam medis di antaranya :

  1. http://www.software-pendidikan.com/2013/02/software-rekam-medik-klinik.html , rekam medis ini saya melihatnya untuk dalam 1 klinik saja , dan di bandrol dengan harga Rp 1.750.000
  2. http://software-rekam-medis.com/ , saya mendownload dan mencoba sendiri. saya berkesimpulan software ini ( mungkin karena trial dan yang asli harus bayar ) terkesan lambat ( kayak lag gitu deh )
dan banyak lagi contoh aplikasi rekam medis elektronik, dan semua bersifat sama ( LOKAL ) tidak dapat terhubung dengan klinik lain .

jadi jika ada kasus saya dari klinik A berobat ke klinik B, saya harus mengulang pemeriksaan dasar. dan rekam medis saya di klinik A tidak dapat di baca oleh dokter yang ada di klinik B. dari kalimat itu muncul pertanyaan yang sesuai judul. Rekam medis benarkan milik pasien?

saya sebenarnya ingin sekali mengangkat tema ini menjadi tugas akhir saya. saya ingin membuat rekam medis yang bersifat 1 rekam medis untuk semua klinik yang terdaftar disitu. tapi apakah tema ini cukup untuk di jadikan tugas akhir?



Follow me on Twitter!